Penyebab Penyakit Sifilis

Penyakit kelamin sifilis ataupun yang biasa dipanggil raja singa merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) dan diketahui penyebab penyakit sifilis ini disebabkan oleh bakteri yang dapat bersarang di organ intim yang dinamakan Treponema pallidum.

Biasanya Anda dapat terinfeksi tanpa menunjukkan gejala apapun selama bertahun-tahun. Namun tanda pertama dari sifilis adalah timbulnya rasa sakit dan dapat muncul pada organ seksual Anda, rektum, atau di dalam mulut Anda, sakit ini disebut chancre.

Diketahui Sifilis Terbagi Menjadi Empat Tahap Yaitu:
  1. Sifilis Tahap Utama (primer).
  2. Sifilis Tahap Sekunder.
  3. Sifilis Tahap Laten.
  4. Sifilis Tahap Tersier.
Sifilis yang paling menular di dua tahap pertama dan ketika sifilis sudah memasuki tahap laten penyakit ini masih aktif tetapi sering tanpa gejala dan tidak menular kepada orang lain akan tetapi sifilis tersier adalah yang paling merusak kesehatan Anda.

Sifilis Primer

Tahap utama sifilis terjadi sekitar tiga sampai empat minggu setelah Anda terinfeksi dengan bakteri.

Gejala Sifilis Primer

Sifilis primer diawali dengan timbulnya bulat kecil yang disebut chancre, namun tidak menimbulkan rasa sakit akan tetapi itu sangat menular.

Rasa sakit ini mungkin akan muncul di mana pun bakteri memasuki tubuh Anda, seperti di dalam mulut, alat kelamin, atau di dubur.

Rata-rata, rasa sakit yang muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi, sifilis jenis primer ditularkan melalui kontak langsung dengan para penderita yang biasanya terjadi selama aktivitas seksual, termasuk oral seks mirip dengan apa itu herpes.

Sifilis Sekunder

Selama tahap kedua sifilis, Anda akan mengalami ruam kulit dan sakit tenggorokan. Ruam ini tidak akan gatal dan biasanya ditemukan di telapak tangan ataupun pada telapak kaki, akan tetapi dapat terjadi di manapun pada tubuh dan biasanya pada beberapa orang tidak menyadari timbulnya ruam tersebut.

Gejala Sifilis Sekunder

Gejala lain dari sifilis sekunder dapat mencakup: Sakit kepala, kelenjar getah bening, kelelahan, demam, penurunan berat badan, rambut rontok, sakit sendi. Dan gejala ini akan hilang ketika Anda menerima pengobatan, namun tanpa pengobatan Anda masih akan terinfeksi.

Sifilis Laten

Tahap ketiga dari sifilis adalah tahap laten atau disembunyikan. Dimana pada gejala primer dan sekunder akan menghilang dan Anda tidak akan memiliki gejala terlihat pada tahap ini.

Namun, Anda masih akan terinfeksi sifilis dan gejala sekunder dapat muncul lagi, ataupun Anda bisa tetap berada di tahap ini selama bertahun-tahun sebelum maju ke tahap sifilis tersier.

Sifilis Tersier

Tahap terakhir dari infeksi ini adalah sifilis tersier. Sekitar 15 % sampai 30 % orang yang tidak menerima pengobatan untuk sifilis akan memasuki tahap ini. Dan sifilis tersier dapat muncul setelah beberapa tahun atau puluh tahun setelah Anda awalnya terinfeksi.

Perlu diketahui juga bahwa sifilis tersier dapat mengancam jiwa dan berikut dibawah ini adalah beberapa kemungkinan lain dari sifilis tersier meliputi:

  • Timbulnya kebutaan.
  • Menjadi tuli.
  • Penyakit kejiwaan.
  • Hilangnya ingatan.
  • Penghancuran jaringan lunak dan tulang.
  • Terserang gangguan saraf, contohnya stroke atau meningitis.
  • Penyakit jantung.
  • Infeksi pada otak atau sumsum tulang belakang (Neurosifilis).
Penyebab Penyakit Sifilis

Diketahui penyebab penyakit sifilis disebabkan oleh spirochete yaitu bakteri seperti cacing berbentuk spiral ataupun disebut Treponema pallidum. Anda mungkin bisa terserang bakteri ini melalui cara berikut:

  • Dengan cara kontak langsung dengan luka sifilis (biasanya ditemukan pada vagina, anus, rektum, di mulut, atau di bibir)
  • Dengan cara aktivitas seksual vagina, anal, atau oral seks dengan orang yang terinfeksi.
  • Penyebab penyakit sifilis terakhir adalah karena seorang ibu yang mengandung dan terinfeksi dan menularkan sifilis ke anaknya yang belum lahir, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius atau bahkan kematian sebelum belum lahir.
Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai penyakit sifilis yang perlu untuk Anda waspadai, jika Anda mengalami gejala seperti di atas ada baiknya Anda segera konsultasikan kepada dokter Anda.

By Admin Last updated: 17 February 2017, 06:41

Tentang Kami

Selamat datang di GourmetteNYC.Com, tempat mencari artikel kesehatan yang terbaru dan terpercaya.